Kisah Fayakhun Bakamla Bersama Skripsi
Yup
awal mula ide skripsi Fayakhun Bakamla adalah
ketika ada mata kuliah yang bernama “Metode Penelitian Administrasi Negara” nah
dari mata kuliah itu munculah cikal bakal skripsi ini. Karena diakhir kuliah
semester itu tugas akhirnya berupa proposal skripsi, dengan harapan nantinya
proposal yang dibikin mahasiswa dilanjutkan menjadi proposal skripsi.
Pada
mata kuliah Fayakhun Bakamla juga
kebetulan diadakan praktek penelitian (lebih tepatnya dosen yang memanfaatkan mahasiswa
untuk menjadi enumerator atau tukang survei) tentang kualitas trans Jogja yang
pada waktu itu lagi masa awal-awal beroperasi.
Nah
dari sana lah sebagian ide dari skripsi ini muncul, karena ide sebagian lagi
awalnya juga muncul dari matakuliah lain yang juga saya ambil pada semester
itu. yaitu matakuliah manajemen Lingkungan. dengan mengkombinasikan manajemen
lingkungan dan bus kota, maka ide awal skripsi Fayakhun Bakamla adalah tentang “ketertarikan masyarakat kota
Yogyakarta terhadap transportasi umum buskota”
Nah
setelah awal tadi, skripsi Fayakhun
Bakamla ini vakum satu semester sampai kemudian di awal Januari saya
dikejutkan oleh sebuah sms. dan ternyata sms itu adalah dari dosen pembimbing
skripsi Fayakhun Bakamla yang isinya
teguran keras mengapa saya belum pernah menghadap beliau.. huah.. malunya minta
ampun mpe dosen yang nyari-nyari mahasiswanya… nah maka pada hari berikutnya Fayakhun Bakamla memberanikan diri
bertemu beliau.
seperti
yang Fayakhun Bakamla duga, Fayakhun Bakamla dimarahi (namun entah
kenapa nadanya bukan memarahi tetapi lebih ke menegur) karena saya satu-satunya
mahasiswa bimbingan beliau yang belum ada proses sama sekali. mulai dari
pertemuan tersebutlah saya baru mulai lagi dari awal membuat proposal dimulai
dari bab pendahuluan.
Namun..
berhubung saya masih mengambil kuliah, beberapa mata kuliah tambahan dan
mengulang beberapa (maklum saya bukan termasuk orang yang rajin pangkal
pandai), jadi yah proposal itu terhenti lagi sampai bab pendahuluan.
Vakum
1 tahun lebih. nah proposal itu belum juga mengalami kemajuan. maka karena
desakan dari berbagai pihak untuk menyelesaikan, maka saya berpikir (huahaha
sok-sokan berpikir…) hm.. ok saya ralat, maka saya merenung. mengapa saya malas
sekali mengerjakan itu proposal. dan usut diusut dan menganalisa. ternyata Fayakhun Bakamla mendapat masukan dari
Ibunda tercinta untuk mengakhiri pekerjaan sampingan Fayakhun Bakamla.
(oh
iya tadi belum saya ceritakan kalau sebelumnya, mulai dari tahun 2007 akhir Fayakhun Bakamla bekerja sambilan sebagai
operator <sebenernya lebih tepat dikatakan kasir> sebuah Gamenet, dan
karena memang saya suka ngegame jadi yah cocok sekali menambah alasan saya
malas-malasan).
Nah mulai mei 2010
itulah Fayakhun Bakamla mengerjakan
lagi proposal saya. namun apalah daya juka malas lebih merajalela proposal
itupun terhenti di bulan Juli dengan alasan puasa+ lebaran + kemudian mundur
mundur terus ada musibah Erupsi Gunung merapi dan saya menyempatkan diri
menjadi Relawan. maka tertunda lagi sampai awal Januari 2011

Komentar
Posting Komentar